Laman

Selasa, 02 Oktober 2012

Pengenalan Pada Manajemen Informasi Part-2

Komputer Sebagai Elemen Dalam Sistem Informasi

            Ketika perusahaan memutuskan untuk menggunakan komputer dalam sistem informasinya, maka proyek jangka panjang dimulai, yang mempengaruhi keseluruhan organisasi maupun berbagai elemen lingkungannya. Karena terdapat banyak jenis komputer dan komputer tersebut dapat digunakan dengan  berbagai cara, maka manajer perusahaan tersebut dihadapkan dengan banyak pilihan. Spesialis informasi membantu manajer untuk menyusun konfigurasi yang tepat.

1.      Evolusi dalam ukuran
            Komputer ada dalam segala ukuran, komputer yang lebih besar disebut Mainframe. Mainframe merupakan yang terpanjang dan ia sudah banyak digunakan, khususnya pada perusahaan besar. Komputer yang lebih besar dan lebih berdaya daripada mainframe adalah super komputer. Superkomputer mempunyai daya yang besar, sehingga ia hanya terdapat dalam perusahaan yang paling besar, dimana ia digunakan untuk kalkulasi ilmiah. Namun demikian, trend yang baru bukanlah komputer yang lebih besar, melainkan yang lebih kecil. Trend ini berawal pada tahun 1970-an dengan munculnya minikomputer. Komputer ini lebih kecil daripada mainframe, namun ia menghasilkan unit yang lebih besar.
            Minikomputer diterima baik, sehingga pabrik komputer bahkan membuat desain komputer yang lebih kecil, yang disebut mikrokomputer atau micros. Kabanyakan dari sirkuit utama mikrokomputer berada dalam bentuk chip silikon yang kecil, lebih kecil dari pada kuku jari. Chip itu disebut mikroprosesor.Anda mestinya telah mendengar istilah small bisnis computer dan personal computer. Small Bisnis Computer (komputer bisnis kecil) adalah computer mini atau mikro yang biasanya dijumpai dalam perusahaan yang kecil, yang digunakan untuk mendukung masalah penghitungan untuk keseluruhan organisasi perusahaan tersebut. Personal komputer adalah komputer micro yang igunakan hanya untuk seseorang atau beberapa orang yang bekerja pada area yang sama. Dan dapat menjumpai personal komputer dimana saja, antara lain di organisasi yang besar, yang kecil, dan bahkan di rumah.
            Munculnya trend terhadap ukuran komputer yang kecil ini disebabkan pula oleh berkurangnya biaya, namun tidak mengurangi penampilan. Pada mikrokomputer yang sekarang ini, dapat dilakukan proses yang berdaya lebih kuat dibandingkan dengan yang dilakukan mainframe yang pertama.
2.      Komponen komputer dasar
            Unit yang disebut hardware dikemas dalam kabinet terpisah yang dihubungkan denga kabel elektris. Unit yang paling penting adalah Central Processing Unit (CPU). Unit ini mencakup unit penyimpanan yang disebut primary storage (penyimpanan utama), yang seringkali disebut main memory (memori utama). Penyimpanan utama berisi data yang sedang diproses dan program, yaitu daftar instruksi yang memproses data. Istilah software digunakan untuk menjelaskan semua program secara umum. Control Unit (unit kontrol) membuat semua unit dapat bekerja bersama-sama sebagai sebuah sistem, dan arithmetic and logic unit (unit aritmetik dan logika) dalah tempat terjadinya operasi kalkulasi dan logika.
            Satu atau lebih input unit memasukkan data kedalam penyimpanan utama dengan terminal keyboard yang memberikan cara yang paling terkenal. Digunakan juga optical character recognition unit (unit pengenal karakter optis), seperti yang terdapat pada checkout counter di supermarket. Bank menggunakan unit pengenal karakter tinta magnetis untuk membaca karakter bentuk tertentu yang ada pada bagian bawah cek. Dimungkinkan pula untuk memasukkan data dan instruksi dengan menggunakan suara manusia maupun dengan cara lainnya.
            Karena penyimpanan utama terbatas kapasitasnya, area penyimpanan tambahan yang disebut secondary storage (penyimpanan sekunder) atau auxiliary storage (penyimpanan tambahan) diperlukan. Penyimpanan sekunder biasanya berbentuk disk magnetis atau unit tape magnetis. Penyimpanan sekunder berisi program dan data bila mereka tidak sedang digunakan. Program yang disimpan disebut software library dan data yang disimpan disebut database. Hasil dari pemrosesan direkam dalam unit output. Output dapat dicetak pada kertas oleh printer atau oleh alat yang di sebut plotter, yang khusus digunakan untuk mencetak grafik, atau ia dapat ditampilkan pada layar seperti televisi yang disebut cathode-ray atau CRT.

Evolusi Sistem Informasi Berbasis Komputer

            Usaha awal untuk menerapkan komputer dalam area bisnis difokuskan pada data. Kemudian, terdapat lagi penekanan pada informasi dan pembuatan keputusan. Sekarang, komunikasi dan konsultasi mendapatkan perhatian yang besar.
1.      Fokus data (SIA/EDP)
            Selama era prakomputer, perusahaan umumnya mengabaikan keperluan informasi bagi manajer. Hal ini berlanjut sampai munculnya komputer yang pertama, karena komputer pada saat itu hanya terbatas penggunaannya pada aplikasi akuntansi. Selama periode ini, yang berakhir sampai pertengahan tahun 60-an, aplikasi komputer disebut electronic data processing (pemrosesan data elektronik) atau EDP. Istilah ini tidak sesuai untuk digunakan lagi, karena bila digunakan ia mempunyai konotasi yang negatif. Ini berarti terbatasnya penggunaan komputer yang hanya untuk memproses data akutansi, bukannya untuk menghasilkan informasi manajemen. Istilah yang kita gunakan untuk menjelaskan aplikasi komputer utama ini, yang hal ini masih dilakukan, adalah data processing (pemrosesan data) atau DP. DP menghasilkan beberapa informasi, walaupun hal tersebut bukanlah misi utamanya.
2.      Fokus Informasi (SIM)
            Beberapa orang yang mempunyai pandangan luas menganggap bahwa komputer dapat melakukan hal yang lebih daripada sekedar memproses data. Diantara mereka ini adalah H.P Luhn dan Stephen E. Furth dari IBM, yang mengembangkan penggunaan komputer yang dikenal dengan information retrieval (pemanggilan informasi). Pengembangan ini terjadi selama akhir tahun 50-an dan awal tahun 60-an. Pemanggilan informasi tidak melakukan kalkulasi ataupun akumulasi. Ia dimaksudkan hanya untuk penyimpanan data khusus, seperti judul dan abstraksi dari publikasi cetak atau dari isi catatan pengadilan. Pemanggilan informasi adalah langkah pertama menuju penggunaan komputer sebagai sistem informasi.
            Pada tahun 1964, generasi baru dari peralatan komputerisasi diperkenalkan, yang sangat berpengaruh terhadap cara penerapan komputer. Komputer baru tersebut merupakan yang pertama kali menggunakan sirkuit chip silikon, dan ia menawarkan kemungkinan terhadap daya yang lebih besar untuk tiap dollar yang dikeluarkan. Sebuah perusahaan dapat mulai menggunakan komputer yang lebih cepat dan memiliki unit penyimpanan berkapasitas besar ini. Dengan peralatan komunikasi ini maka biaya secara relatif dapat dikurangi. Konsep penggunaan komputer sebagai Management Information System (MIS) ini dikembangkan oleh pabrik komputer untuk melengkapi peralatan tambahan. Konsep MIS menandakan bahwa aplikasi komputer harus dilakukan untuk mencapai tujuan utama, yaitu menghasilkan informasi manajemen. Konsep tersebut secara cepat digunakan oleh berbagai perusahaan yang besar, karena perusahaan tersebut menyadari akan pentingnya mendapatkan informasi manajemen.
3.      Fokus pada pendukung keputusan (SPK)
            Banyak yang mengamati perjuangan perusahaan untuk menggunakan MIS raksasa dengan baik, beberapa ilmuwan informasi pada Massachusets Institute of Technology (MIT) melakukan formulasi pendekatan yang berbeda. Ilmuwan ini adalah S. Scott Morton, G. Anthony Gorry, dan Peter G.W. Keen, dengan konsep yang dinamakan decision support system (sistem penunjang keputusan) atau DSS. DSS merupakan informasi yang menghasilkan sistem yang ditujukan untuk masalah tertentu yang harus dipecahkan oleh manajer dan untuk menghasilkan keputusan yang harus dibuat.
            Masalah yang dapat dipecahkan dengan baik oleh DSS adalah masalah yang bersifat semistruktur. Structured problem (masalah terstruktur) adalah masalah yang elemennya diketahui dan hubungannya dapat ditentukan. Unstructured problem (masalah tak terstruktur) adalah kebalikannya, yaitu tak ada elemen ataupun hubungnnya yang dapat diketahui. Semistructured problem (masalah semi terstruktur) adalah bahwa beberapa elemen dan hubungannya dapat diketahui dan dimengerti, dan bebrapa diantaranya tidak dapat diketahui. Daripada menginstal satu MIS raksasa, lebih baik menggunakan pendukung DSS yang di fokuskan pada masalah yang terpisah dan merancang satu atau lebih DSS untuk masing-masing.
            Pandangan bahwa DSS dan MIS berada dalam Hirarki. Beberapa orang mengganggap bahwa DSS, MIS, dan DP berada dalam satu hirarki, dimana DSS paling atas dan DP yang paling bawah. DSS memberikan dukungan pemecahan masalah yang paling banyak, dengan melibatkan manajer secara aktif dan dengan cara membuat software analisis khusus sebagai pendukung database. Sebaliknya, MIS berperan lebih pasif yang hanya memberikan informasi yang kemudian informasi tersebut harus diterjemahkan dan dijalankan oleh manajer.
            Pandangan bahwa MIS adalah sumber yang bersifat organisasional. Pandangan yang ketiga ini menganggap bahwa MIS ditujukan untuk informasi penyelesaian masalah pada kelompok manajer dengan cara umum, sedangkan DSS ditujukan untuk memberikan dukungn ke manajer tertentu dengan cara yang khusus.
4.      Fokus pada komunikasi (Otomatisasi Kantor)
            Selama waktu pengembangan DSS, kepentingan dan minat difokuskan pada aplikasi komputer lain, yaitu office automation (otomatisasi kantor) atau OA. OA dimaksudkan untuk mempermudah komunikasi dan meningkatkan produktifitas diantara manajer dan pekerja kantor dengan penggunaan peralatan elektronik dan elektromekanik. OA dimulai pada tahun 1964, ketika IBM mengeluarkan produk Magnetic Tape/ Selectric Typewriter (MT/ST), yaitu mesin ketik yang dapat mengetik kata yang telah terekam pada tape magnetik.
            Operasi pengetikan otomatis segera ditansfer ke kelas sistem yang kecil, yang dirancang secara khusus untuk word processing. Sistem kecil ini disebut word prosesor. Selama periode waktu ini, pemakai sistem komputer yang besar menyadari bahwa word prosesing dapat dilakukan dari terminal keyboard yang disambungkan ke komputer. Software word prosesing tertentu memungkinkan komputer sentral untuk melakukan fungsi yang sama seperti komputer word prosesor stand-alone. Langkah berikutnya adalah melakukan word prosesing pada mikrokomputer, dan akhir-akhir ini cara ini banyak diminati. Selain digunakan untuk word prosesing, office automation juga dikembangkan agar mencakup aplikasi lain, seperti telekonferensi, pengiriman suara, pengiriman elektronik, pengkalenderan elektronik, transmisi faksimile, dan desktop publishing.
5.      Fokus Konsultasi (Sistem Pakar)
            Belakangan ini terdapat perubahan, yaitu adanya penerapan artificial intelligence (AI) untuk masalah bisnis. Ide dasar AI adalah bahwa komputer dapat diprogram untuk melakukan beberapa pemikiran logis seperti manusia. Subklas khusus dari AI yaitu expert system mendapatkan perhatian yang besar. Expert system adalah sistem yang berfungsi sebagai spesialis dalam suatu area. Sebagai contoh, expert system dapat memberikan beberapa bantuan kepada manajer, sama seperti yang diberikan oleh konsultan manajemen. Selama beberapa tahun yang akan datang, kita dapat mengharapkan expert system ini akan memainkan peranan yang lebih penting seperti halnya perusahaan yang telah memolopori aplikasi inovatif ini.

Upaya Pencapaian Sistem Informasi Berbasis Komputer

            Divisi marketing dari suatu perusahaan asuransi jiwa berukuran menengah menggunakan sistem informasi yang terdiri dari buku catatan yang dicetak dengan komputer, yang disiapkan secara bulanan. Beberapa cetakan ini dimaksudkan untuk membantu manajer marketing dalam merencanakan penempatan orang yang akan menjalankan program di masa yang akan datang. Dengan bekerja sama, spesialis informasi dan manajer marketing telah bergerak ke tahap yang lebih jauh. Program komputer yang menyiapkan lembaran/cetakan ini dapat dianggap sebagai sistem pendukung keputusan. DSS membantu manajemen marketing dalam memecahkan masalah mengenai penetapan kekuatan penjualan untuk mencapai tujuan perusahaan.

Sumber:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar