Laman

Tampilkan postingan dengan label Ubuntu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ubuntu. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 November 2016

Problem Restarting Web Server Apache2


Problem Restarting Web Server Apache2
AH00558: apache2: Could not reliably determine the server's fully qualified domain name, using 127.0.1.1. Set the 'ServerName' directive globally to suppress this message.


Solusi:

Edit file
/etc/apache2/apache.conf
 
tambahkan 
 
ServerName localhost
 
pada file apache.conf kemudian simpan

Selasa, 17 November 2015

Cara Mengcopy dan Memindah File/Direktori di Ubuntu


Berikut beberapa cara penggunaan cp,mv dan nautilus :
1. Copy file
    Perintahnya : cp source_file destination_file
2. Copy Folder
    Perintahnya : cp -R source_folder destination_folder

3. Memindah file/folder
    Perintahnya : mv source_folder/file destination_folder/file

4. Rename menggunakan mv
    Perintahnya : mv file_lama file_baru

  

Senin, 16 November 2015

Cara Mengubah Permission & Kepemilikan File pada Ubuntu


Perintah Chown (Change Ownership) :

CHOWN merupakan sebuah perintah yang digunakan untuk mengganti pemilik dari sebuah file, perintah CHOWN ini hanya dapat digunakan oleh root / super

(Change Ownership:
# chown namauser.namagrup namafile
 # chown namauser.namagrup namafile
Setelah di ubah kepemilikannya maka hasilnya seperti dibawah ini.

Perintah Chmod (Change Mode) :

Chmod merupakan sebuah perintah yang digunakan untuk menambah dan mengurangi ijin pemakai untuk mengakses file atau direktori, dapat juga menggunakan sistem numeric coding atau sistem letter coding.

Ada tiga jenis permisi atau perijinan yang dapat dirubah :
-r untuk read.
-w untuk write.
-x untuk execute.

Berikut adalah keterangan numeric dari sebuah permision file :
0 = tidak ada operasi diijinkan.
1 = permisi untuk melakukan cd (pindah direktori) ke satu direktori.
2 = permisi untuk menulis.
4 = permisi untuk membaca.

Berikut angka-aangka dari file permissions :
0 = --- 4 = r—
1 = --x 5 = r-x
2 = -w- 6 = rw-
3 = -wx 7 = rwx

Dengan menggunakan “letter coding”, kita dapat merubah permission untuk masing-masing u (user), g (group), o (other) dan a (all) dengan hanya memberi tanda plus (+) untuk menambah ijin dan tanda minus (-) untuk mencabut ijin. Dengan menggunakan sitem “numeric coding”, permission untuk user, group dan other ditentukan dengan menggunakan kombinasi angka-angka 4, 2 dan 1 dimana 4 (read), 2 (write) dan 1 (execute).
Untuk menggunakan perintah chmod, perintahnya adalah:
# chmod hakakses namafile
misalnya: # chmod 644 coba.txt
Perintah tersebut akan mengubah hak akses file coba.txt menjadi seperti berikut:
Untuk mengganti hak akses sebuah direktori beserta dengan isinya, gunakan parameter R, dengan parameter tersebut, chmod akan dijalankan secara rekursif, misalnya seluruh file yang ada pada direktori /home/user/nama_file akan dirubah hak aksesnya menjadi 755
maka perintahnya adalah sebagai berikut:

# chown namauser.namagrup namafile
# chown namauser.namagrup namafile
# chown namauser.namagrup namafile

Error Koordinat MapObj tidak Muncul

Dalam pembuatan mapscript pada mapserver format file html akan ada sedikit masalah dimana koordinat peta tidak dapat keluar seperti contoh gambar dibawah ini.
Solusinya adalah mengubah format .html pada file mapscript menjadi .phtml. Maka koordinat akan muncul seperti gambar dibawah ini.

Selasa, 29 September 2015

Cara Memanggil URL Mapserver Pada Platform Linux dan Windows

Untuk Linux :
http://localhost/cgi-bin/mapserv?map=/home/msapps/latihan/map/latihan01.map&mode=map
msapps : user dari linux


Untuk Windows:
http://localhost/cgi-bin/mapserv_44.exe?map=/ms4w/apps/latihan/map/latihan01.map&mode=map


Jumat, 20 Maret 2015

Cara Membuat Direktori Alias Pada Ubuntu Server




Dalam webserver menggunakan apache terkadang kita membuat atau sudah terdapat beberapa direktori alias. Yang dimaksud alias disini yaitu nama lain dari direktori sebenarnya.
Kita ambil contoh pada server ubuntu sebagai berikut :
Folder webserver apache yaitu : /etc/apache2/sites-available/000-default.conf
Folder Document root yaitu : /var/www/html
Alamat webserver yaitu http://127.0.0.1/

Ketika kita browsing dengan alamat http://127.0.0.1/ maka data yang dibuka adalah di direktori /var/www/html. Kalau kita memakai xampp atau lamp, biasanya sudah terinstall phpmyadmin, akan tetapi folder tersebut tidak berada di bawah document root (bukan di /var/www/html/phpmyadmin tetapi berada di /usr/share/phpmyadmin). Agar dapat dilakukan browsing dengan http://127.0.0.1/phpmyadmin maka diperlukan membuat alias, yaitu direktori /usr/share/phpmyadmin sama dengan /var/www/html/phpmyadmin saat dibowsing.
Cara membuat alias yaitu :




Disini saya akan membuat sebuah directory alias mapserver dengan codingan seperti dibawah ini:


Codingan Direktori Alias




1.      Langkah pertama adalah masuk pada file settingan sites-available dengan cara $sudo nano /etc/apache2/sites-available/000-default.conf
2.      /mapserver merupakan nama direktori yang akan dibuat alias .
3.      Kemudian /home/...... merupakan letak dari direktori alias tersebut.
4.      Kemudian exit dengan cara menekan tombol Ctrl+x kemudian ketik y kemudian enter untuk menyimpan perubahan file tersebut...
5.      Setelah selesai akses file msinfo.php yang telah dibuat ditutorial sebelumnya.
6.      Ketikan pada web browser seperti gambar dibawah ini.

Hasil File yang ada dalam direktori alias

Kamis, 19 Maret 2015

Cara Menyimpan History Shell pada Ubuntu

$ history>/home/interop/history22.txt

History awal merupakan function untuk menyimpan riwayat yang pernah dilakukan pada shell. kemudian disimpan di path /home/interop/history22.txt (file dapat berektensi selain txt).

Tampilan File History yang telah disimpan

Rabu, 24 Desember 2014

Perintah dan Instalasi Aplikasi Linux Ubuntu

Perintah untuk menginstall SSH untuk meremote server.
sudo apt-get install open-ssh     

Perintah untuk instalasi Apache web server versi 2
sudo apt-get install apache2          

Perintah untuk Instalasi situs social networking kita perlu meng-enable apache mod_rewrite
sudo apt-get install a2enmod rewrite

Perintah untuk merestart Apache Webserver.
# /etc/init.d/apache2 restart         

Cara melihat versi Apache yang anda gunakan
# apachectl -V                              

Untuk melihat module yg sudah di compile
# apachectl -l                            

Perintah instalasi Apache versi worker
$ sudo apt-get install apache2-mpm-worker 

Perintahinstalasi library apache modul fastcgi php5
$ sudo apt-get install libapache2-mod-fastcgi php5-fpm php5

Update daftar paket yang terdapat di sources.list
# apt-get update

Update aplikasi
# apt-get upgrade

Merubah daftar mirror apt
# apt-setup

Mencari paket aplikasi
# apt-cache search package

Uninstall aplikasi
# apt-get remove software

Menampilkan list paket yang diinstall
# dpkg -l

Status paket yang di install
# dpkg -l pkg

Menampilkan susunan paket
# dpkg -S pattern

Menampilkan list paket
# dpkg -L pkg

Status paket
# dpkg -s pkg

Menampilkan secara detail package
# dpkg -p pkg

Mencari list yang relevan package
# apt-cache search string

Install paket .deb
# dpkg -i file.deb

Purge package (and config?)
# dpkg -P pkg

Re-run konfigurasi package
# dpkg-reconfigure pkg

Download source package
# apt-get source pkg

Config build-deps for source and install as needed
# apt-get build-dep

Install package from specific release
# apt-get -t release install pkg

Menghapus eksekusi daemon saat bootup
# update-rc.d -f name remove

Upgrade the distribution
# apt-get dist-upgrade



Perintah untuk mengedit sites-enabled default perlu di AllowOverride All di konfigurasi default apache
$vi /etc/apache2/sites-enabled/000-default          


DocumentRoot /var/www
<Directory />
     Options FollowSymLinks
     AllowOverride All
</Directory>
<Directory /var/www/>
     Options Indexes FollowSymLinks MultiViews
     AllowOverride All
     Order allow,deny
     allow from all
</Directory>